Archive for July, 2006

Saya dan Aku

Wednesday, July 19th, 2006

Saya dan aku adalah dua sisi dari kehidupan seorang manusia. Saya sering tidak tahu menahu kapan aku akan muncul menggantikan peran pentingnya dalam "seekor" individu. Yang ada hanyalah pengambil alihan sementara yang biasanya bersifat mendadak dan tidak terencana. Setahu saya, aku datang ketika ada "seekor" individu lain yang sudah lama mengenalnya dan juga selalu memanggilnya dengan sebutan "kamu". Aku biasanya senang dipanggil dengan kata-kata tadi. Sounds familier katanya. Saya sendiri pun cukup sering bertemu dengan "berekor-ekor" individu lain yang selalu memangil saya "anda". Sepertinya mereka tahu kalau saya adalah individu terhormat.

Sayang biasanya ketika individu-individu tadi sudah cukup mengenal saya, aku selalu datang mengambil alih keintiman hubungan kami…

Saya sedih sekali… Tapi inilah saya… Individu yang tak pernah bisa dekat dengan "kamu"…

That’s the reason why I go away…

Friday, July 7th, 2006

Saat ini saya baru ngobrol sama temen saya di YM. Tentang "that’s the way they enjoy their life". Siapakah they itu ? Ya siapa aja. Tapi disini sebenernya lebih spesifik kepada orang-orang yang workaholic a.k.a. gila kerja. Semakin banyak manusia di dunia yang nggak terlalu bulet ini tergila-gila dengan pekerjaan mereka… Tipikal orang-orang ini, menurut saya adalah orang-orang yang apabila berkeluarga tidak akan mampu berkompromi dengan keadaan keluarga. Demanding more support from their family for their work tanpa memedulikan suasana hati sekelilingnya… Apakah pandangan saya itu benar?
Karena… apabila benar, that’s the reason why I go away…

Hari biasa..

Monday, July 3rd, 2006

Hari ini, laiknya hari-hari yang lain, hanyalah hari yang biasa bagi saya… Malam hari yang sendu… Ditemani lagu2 Chris Botti yang tidak sengaja ada di laptop saya (gara2 si tjhin suka iseng ndotlot lagu di leptop orang, thx eniwei tjhin). Merenung di pagi buta memang hobby saya yang takkan lekang oleh waktu. Mau ngomongin apa ya malam ini (selain obrolan tidak jelas yang sudah saya tulis beberapa puluh menit yang lalu tentang hati).

Mari kita omongin hari-hari yang biasa. Apa yang harus dilakukan ketika hari sedang biasa? Untuk saya… memasak di pagi hari, tidur siang dan memasak di sore hari adalah aktivitas yang "biasa" saya lakukan akhir-akhir ini. Maklum pengangguran… Oh ya, di hari biasa saya juga menonton gosip-gosip mengenai apa saja. Dari mulai kisah taufik dan fanny, ultahnya agnes monica, sampai dirampoknya rumah ikka (ikka siapa ya, lupa gw) penyanyi dangdut.  Dan tak lupa saya juga menonton buser dan serbu. What a life… Itulah hari-hari biasa saya yang tampaknya membosankan… padahal… emang membosankan hehehe.

Saya jadi bisa merasakan tidak enaknya tidak punya pekerjaan… Pada saat saya SMP setidaknya setiap hari saya mendapat pelajaran yang baru (walaupun juga membosankan), pada saat saya SMU setidaknya saya mendapat banyak pekerjaan, dari mulai hukuman oleh abang-abang yang baik hati sampai dengan lomba-lomba yang menyenangkan (hanya karena setiap abis lomba selalu ditraktir makan enak). Ketika saya kuliah di ITB setidaknya setiap hari saya menemukan sesuatu yang baru di bandung, dari makanan enak, neng geulis berambut panjang yang membuat saya heran karena setiap seratus meter saya selalu melihat pemandangan yang tipikal (seorang wanita berambut hitam panjang dan lurus memakai celana jeans dan kaos yang "cukup" ketat) dan herannya lagi dengan muka yang hampir sama dengan wanita yang saya lihat seratus meter sebelumnya wekekeke. Waktu kuliah di NTU, setiap hari saya mendapatkan ilmu baru… Ilmu sosial, ilmu politik, ilmu seni, dan tentunya teknologi.
Nha sekarang? Apa yang saya dapatkan… Makanan hehehe..

Setidaknya saya masih bisa mendapatkan nikmat yang lebih daripada para pengangguran yang lain… nikmatnya makanan ^_^.

Eniwei… lama saya tidak bersua teman-teman lama dalam melewati hari-hari biasa saya di masa lalu… Kangen euy =). Hai teman-teman biasaku, semoga kalian menikmati hari-hari biasa kalian dengan syukur…

Quote of the day:
"pertemuan diciptakan untuk mendampingi perpisahan… terimalah mereka apa adanya…"

What A “Hard To Believe” Life…

Monday, July 3rd, 2006

What a pity…

Mengapa saya harus mencemburui orang yang tidak patut dicemburui…

Hidup… Inilah hidup… Penuh dengan misteri…

Selamat atas kegembiraan yang telah menutupi kesengsaraan hati. Kali ini, senyum memenangkan pertarungan hidup =). Masa lalu biarlah tetap menjadi masa lalu, karena masa depan telah menanti… april mop oh april mop… mengapa harus ada tidur sore, kertas dan pena yang berserakan di meja, dan sepercik kenekatan ketika bangun tidur…

Hai manusia-manusia bodoh… Apakah kalian masih menerima anggota baru?

Adityo… As Always… 3706 -> 106 -> 16 -> 7 (not my lucky number though)